Selasa, 25 November 2025

“Gaji Cuma Numpang Lewat? Begini Cara Saya Sebagai Bapak 30-an Atur Duit Biar Nggak Habis di Tengah Bulan”

 Ternyata 70% pekerja usia 30-an mengaku gaji mereka habis dalam 10 hari pertama setelah gajian. Banyak pertanyaan yang muncul dikepala masing-masing orang. Kerja keras tiap hari, tapi kenapa saldo selalu cepat kabur?, sudah gajian, kok rasanya tetap seperti tanggal tua?,  kalau tiap akhir bulan masih ngos-ngosan, kapan bisa nafas lega secara finansial?. Dan pertanyaan yang paling menganggu pikiran adalah : “Masa sih sudah umur 30-an tapi belum aman dari darurat keuangan?”

Saya pribadi pernah mengalami hal ini, pada awal-awal menikah ditambah punya anak dan beli mobil ditahun yang sama, kondisi keuangan sangat tercekik, pengeluaran bertambah, sedangkan pemasukan berkurang karena ada 2 usaha yang harus saya istirahatkan, akibat tidak dapat membagi waktu dan tenaga antara mengurus pekerjaan, keluarga dan usaha.  

Sekarang mungkin agak lumayan jika dibandingkan 2 tahun belakangan. Hal ini karena saya kembali mempraktikan 2 prinsip ini saja, yaitu “Jangan Bergantung Hanya Pada 1 Sumber Penghasilan” dan “Monetisasi Keahlian yang Sudah Dimiliki”.

Jadi jika anda tanya bagaimana cara saya Sebagai Bapak 30-an Atur Duit Biar Nggak Habis di Tengah Bulan, maka jawaban saya adalah tambah dulu jumlah pemasukan anda. Kemudian baru atur pengeluaraan dengan cara mencatat setiap belanja. Mencatat bagi sebagian orang adalah hal sepele, tapi pada praktiknya sangat susah untuk bisa konsisten. Dengan mencatat pengeluaran anda, anda akan tahu belanja apa saja yang bisa ditekan atau di ganti dengan alternatif lain yang bisa lebih murah. Bahkan ada beberapa belanja yang sebenarnya kita tidak perlukan.

Bedakan antara kebutuhan dan keinginan, ini penting untuk memastikan barang atau hal yg mau kita beli benar-benar kita butuhkan dan  bermanfaat untuk kita. Belilah barang yang jika tidak kita beli maka akan mengganggu aktifitas harian kita.

Contohnya adalah Handphone, jika anda membeli HP hanya karena ada model terbaru sedangkan HP anda sekarang masih berfungsi dengan baik, maka sebaiknya ditunda. Kecuali jika kondisi HP anda sudah sangat menyedihkan.

Pilihlah untuk masak dan makan dirumah. Karena dengan melakukan ini anda menghemat hampir 60% pengeluaran dari pos pengeluaran makanan jika dibandingkan anda makan diluar. Saya pribadi selain mengurangi membeli makan diluar, saya juga mengurangi intensitas makan. Yang biasanya 3 kali sehari, sekarang saya usahkan cukup 2 kali. Bahkan jika tidak ada aktifitas fisik berat, saya usahakan makan cuma 1 kali sehari. Kebiasaan baru ini mulai saya rutinkan ketika mulai membaca buku berjudul “Miracle Cell”. Dimana dalam buku tersebut disarankan untuk membiasakan perut dalam keadaan kosong, karena banyak manfaat dalam segi kesehatan yang didapat. Dan hal ini semakin saya yakini ketika banyak bermunculan video di media sosial yang menjelaskan penelitian tentang manfaat luarbiasa pentingnya membiasakan lapar. (Saya akan membahas hal ini dalam tulisan yang terpisah).

Setiap langkah kecil yang kita ambil akan membuat perubahan besar dalam hidup kita. Bagi saya, hanya dengan menerapkan 2 prinsip diatas, saya punya penghasilan tambahan yang lumayan. Dan dengan mencatat setiap belanja, saya mampu menekan pengeluaran. Yang saya tulis ini hanya penerapan dari prinsip sederhana yang diketahui banyak orang, dan saya pikir jika saya bisa, maka andapun bisa melakukannnya.

Kalau gaji masih numpang lewat, jangan biarkan ia kabur begitu saja. Jadi satpam keuangan untuk diri sendiri, ya!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar