Terkadang banyak hal yang terjadi diluar dugaan kita, salah satu
contohnya adalah tindak kejahatan. Kita tidak pernah berharap sesuatu
yang buruk menimpa kita. Tapi yang jadi masalah adalah kita tidak dapat
menebak masa depan, kita tidak tau apa yang akan terjadi dikemudian
hari, pada diri sendiri maupun pada orang-orang disekitar kita.
Ketika
kita mulai menyadari hal ini, maka pertanyaan "kenapa harus ikut
beladiri?"pun terjawab. Beladiri mengajarkan kita kemampuan untuk
bertahan dari tindakan-tindakan kejahatan, karena disana diajarkan
berbagai teknik pukulan, tendangan, kuncian, bantingan.
"Jadi beladiri mengajarkan kekerasan? kalau begitu beladiri berpotensi menimbulkan kejahatan?"
Oke, itulah yang menjadi permasalahan selanjutkan, banyak orang beranggapan demikian karena ketidaktahuan mereka akan "Seni Beladiri". Berlatih beladiri
bertujuan untuk menguatkan fisik dan mental, saat berlatih tidak jarang
mereka menerima pukulan, tendangan, dari pelatih. Tindakan disiplin
yang keras jika melanggar aturan adalah salah satu bagian dari
pembelajaran beladiri. Dan itulah yang membuat para praktisi beladiri
menjadi kuat fisik dan mental.
"Nah brarti benar bahwa beladiri mengajarkan kekerasan"
Pernyataan itu benar, beladiri diri itu keras, dan jika hanya belajar beladiri
maka hanya kekerasan yang terjadi. Lihat saja pertandingan tinju,
beberapa petinju profesional sebelum bertanding mereka akan saling
mengintimidasi, dengan kata-kata kasar ataupun provokasi dengan
tindakan. Itulah beladiri.
Dan jika hanya belajar beladiri, maka itulah yg terjadi.
Jika beladiri menguatkan fisik dan mental, maka seni akan
melembutkan hati. Hati yang lembut akan melahirkan jiwa yang tenang,
dan jiwa yang tenang akan mempengaruhi sikap kesehariannya.
Orang yg memiliki hati yg lembut akan mengerti apa itu rasa sakit dan penderitaan.
Kelembutan hati meningkatkan empati terhadap orang lain.
Itulah Seni Beladiri, Mengajarkan kekuatan dan pendalaman terhadap tanggung jawab akan kekuatan itu sendiri.
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi semua yang membaca.