Beberapa waktu lalu, saya memutuskan untuk memulai usaha kecil-kecilan. Dengan semangat dan harapan besar, saya jalankan bisnis itu di sela-sela pekerjaan sebagai pegawai. Awalnya saya pikir saya bisa mengatur semuanya — pekerjaan utama, keluarga, dan usaha. Tapi kenyataan tidak selalu semudah rencana.
Setiap 2 hari, saya harus
menempuh perjalanan pulang pergi sejauh 110 km antara tempat kerja dan
Banjarbaru. Perjalanan itu menghabiskan waktu sekitar 2,5 jam, belum termasuk
kemacetan atau urusan mendadak lainnya. Di sisi lain, di rumah, saya punya
tanggung jawab sebagai kepala keluarga. Ada anak-anak yang butuh perhatian,
pasangan yang perlu didukung, dan rumah yang tak bisa diabaikan.